Pesantren Di Majalengka Mulai Buka, TMP Bersama BPBD Dan DKP3 Lakukan Penyemprotan Disinfektan

oleh -61 views

Majalengka, korandesa.id – Pesantren Al Qur’aniyah di Jl Olah Raga, Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka mulai membukan kembali pembelajaran bagi semua santrinya setelah menjalani libur selama beberapa pekan akibat pemberlakuan PSBB serta masa libur sekolah.

Santri yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Sumatera ini, sebagian telah datang pada pekan kemarin sebagian lagi kemungkinan baru datang pada Minggu (14/6/2020). Hal ini karena pembelajaran pesantren mulai di buka kembali di Kabupaten Majalengka.

Disampaikan Pemilik Pondok Pesantren Al Quraniyah Ustad Yuyud Aspiyiudin, ketika kedatangan para santrinya pihaknya memastikan bahwa mereka dalam kondisi sehat seperti yang diterangkan oleh orang tua mereka. Kehadiran para santri baik yang datang dari wilayah Bogor, Kerawang atau sejumlah wilayah lainnya mereka menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan carteran sehingga dimungkinkan mereka aman dari paparan virus.

Saat datang para santri ataupun orang tuanya juga diperiksa kondisi tubuhnya, mereka juga diminta untuk membersihkan tangan sebelum masuk ke areal pesentren.“Kami menyediakan sabun dan air untuk mencuci tangah. Setiap saat lantai tempat mengaji dan belajar terlebih dulu dibersihkan oleh petugas piket, mudah-mudahan tidak terpapar virus,” ungkapnya.

Sabtu kemarin (13/6/2020) hampir seluruh areal pesantren hingga asrama santri putra dan putri disemprot desinfektan yang dilakukan oleh sukarelawan Taruna Merah Putih, BPBD ďan DKP3 (Dinas Pertanian). Para santripun mendapat edukasi dari dari tim ahli gugus tugas yang juga sukarelawan TMP Ucu Supriatna.

Semua santri dikumpulkan di Aula samping Mesjid, kemudian diberikan pencerahan bagaimana virus bisa menular dan bagimana pencegahan bisa dilakukan oleh setiap orang serta berapa banyak di Majalengka yang terpapar dengan beragam status.

Para santripun menyimak betul penjelasan mepateri terlebih saat mereka harus menjawab kuis dari pemateri dengan hadiah uang walapun alakadarnya. Santripun menajwab dengan lantang tentang bagimana penularan virus serta pencehagan yang harus dilakukan.

Ketua penangugungjawab kegiatan yang juga Plt Ketua TMP Kabupaten Majalengka Drs. Sabungan Simatupang megatakan pihaknya memastikan semua tempat ibadah baik mesjid, gerja, vihara, dan pesantren harus menjadi prioritas utama desinfeksi. Selain itu pusat perbelanjaan baik pasar tradisional maupun pasar modern, dan sarana umum lainnya. “Relawan TMP akan terus berupaya membantu masyarakat dan pemerintah. Kami semua siap tenaga, desinfektan juga cukup,” ungkapnya.

Kini menurutnya ada banyak permintaan dari masyarkat untuk dilakukan penyemprotan.

Bupati Majalengka Karna Sobahi yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 mengatakan pihaknya telah memulai melalukan penyemprotan desinfektan di sejumlah tempat. Skala prioritas pelaksanaan penyemprotan adalah pusat keramaian, pasar, tempat ibadah serta pesantren yang beberapa diantaranya sudah mulai dibuka dan melakukan pembelajaran kembali.

Pesantren ini prioritas untuk dilakukan penyemprotan karena para santri akan berkumpul kembali dan mereka berasal dari berbagai wilayah dengan kondisi yang beragam status.“Sekarang ini pesantren-pesantren dan mesjid wajib untuk disemprot karena pesantren dan mesjid juga Gereja serta Vihara sudah mulai dibukan kembali. Memua umat yang beribadah di tempat-tempat peribadatan harus benar-benar aman saat melaksanakan ibadahnya,” ungkap Bupati Karna.(KD-02/tt)