Prof. Kusnandi Rusmil : Tidak Ada Hal Yang Mengkhawatirkan Dari Uji Klinik Fase 3

oleh -174 views

Jakarta, korandesa.id.- Indonesia ikut terlibat dalam menjalankan penelitian pembuatan vaksin COVID-19, salah satunya uji klinik Fase III vaksin Sinovac di Universitas Padjadjaran. Penelitian tersebut dikawal langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan keamanan, kualitas, dan manfaat vaksin COVID-19 yang nantinya akan digunakan oleh masyarakat. Pendampingan dimulai sejak protokol uji klinik dimulai hingga saat ini memasuki Fase III. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat penerbitan regulasi yang dibutuhkan.

Ketua tim Riset Uji Klinik Vaksin Covid-19 Unpad, Prof.Dr. Kusnandi Rusmil dalam acara Dialog Produktif bertema Menjawab Berbagai Keraguan Soal Vaksin, yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), menerangkan. “Kami sudah melakukan 1620 suntikan pertama, kemudian 1590 suntikan kedua, sampai sekarang itu tidak ada (efek) yang mengkhawatirkan.” kata Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, Selasa (03/11/2020).

No More Posts Available.

No more pages to load.