Program BPNT di Majalengka Diminta Melalui Bumdes

oleh -96 views

Majalengka, KD
Massa yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) mendatangi kantor Cabang BRI Kabupaten Majalengka menuntut penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Majalengka melalui Bumdes, Senin (21/5).
Massa sekitar 700 orang tersebut sebelumnya berkumpul di pujasera kemudian berjalan kaki ke kantor BRI Cabang Majalengka Jalan KH Abdul Halim Majalengka yang dipimpin oleh
Koordinator Lapangan Dudung Abdul Yasin didampingi Ketua Apdesi Kabupaten Majalengka Duki.

“Menindaklanjuti surat edaran daftar agen e warung program BPNT yang dikeluarkan oleh pihak BRI Cabang Majalengka, kami pengurus DPC Apdesi Kabupaten Majalengka beserta seluruh Kepala Desa, Perangkat Desa dan Pengurus Forum Bumdes se Kabupaten Majalengka menyampaikan keberatan dan penolakan atas keputusan pihak BRI yang mengabaikan usulan atau rekomendasi Pemerintah Desa melalui Camat dan Dinas Sosial, ” tutur Dudung.
Ditambahkan Ketua DPC Apdesi Kabupaten Majalengka Duki kami pengurus DPC Apdesi Kabupaten Majalengka menyampaikan keberatan dan tuntutan kepada pihak yang berwenang dalam program BNPT di Majalengka khususnya BRI Cabang Majalengka yakni program BNPT di Majalengka dimohon untuk ditunda atau dipending terlebih dahulu launching dan proses pencairannya sebelum pihak BRI Cabang Majalengka mencabut keputusan penjunjukan agen e warung.
DPC Apdesi Kabupaten Majalengka meminta Program BNPT di Majalengka BRI Cabang Majalengka untuk menunjuk Bumdes sebagai agen satu satunya di desa atau yang sudah diajukan oleh desa melalui camat untuk sebagai e warung yang bisa mencairkan, ” paparnya.
Sementara itu Kepala Cabang BRI Cabang Majalengka Yuliyanto mengatakan bahwa pihaknya hanya menyalurkan program pemerintah pusat melalui APBN yang awalnya dikelola oleh Dinas Sosial Majalengka. Pihaknya berpegang kepada Peraturan Presiden serta Peraturan Menteri Sosial dan tidak semenang menang ingin menyalurkan program BNPT ini, ” terang Yuliyanto.
Ditambahkannya, pihaknya siap menyalurkan mulai tanggal 25 Mei 2018 mendatang dan kami sudah memiliki data dari Dinas Sosial terkait Bumdes yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka sebanyak 312 Bumdes dan ternyata yang memenuhi syarat untuk menjadi agen penyaluran program ini hanya 78 Bumdes saja.
“Kami tidak memprioritaskan agen agen yang kami tunjuk untuk penyaluran program ini namun bumdes bumdes yang diajukan sebagai agen agen tidak memenuhi syarat, dan apabila data bumdes yang kami terima dari Dinas Sosial berbeda kami mohon kepada desa untuk segera memberikan datanya , ” ujarnya.
Akhirnya kedua belah pihak bersepakat akan menyalurkan program tersebut melalui bumdes asalkan semua persayaratan untuk menjadi agen penyalur seperti yang diminta pihak BRI bisa memenuhi syarat. (Eka)

No More Posts Available.

No more pages to load.