Sasar Masyarakat, Vaksinasi di Majalengka Akan Digelar Usai Shalat Tarawih

oleh -22 views
Vaksin anti Covid-19 (Sumber Foto: CNBC Indonesia)

Majalengka, korandesa.id Bupati Kabupaten Majalengka Karna Sobahi memastikan akan terus mengebut proses vaksinasi selama bulan ramadhan.

Vaksinasi yang menyasar semua lapisan elemen masyarakat ini, akan digelar usai shalat tarawih.

“Agar lebih memudahkan proses vaksinasi saja, karena masyarakat pasti kumpul kalau setelah sholat tarawih,” ujar Karna dalam keterangan yang diterima korandesa.id, Selasa (6/4/2021).

Walaupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memberikan legalitas bahwa vaksinasi itu tidak membatalkan puasa.

Namun menurutnya masyarakat masih banyak yang ragu jika vaksinasi digelar siang hari pada bulan ramadhan bisa membatalkan puasa.

“Masyarakat kan tetep ragu jika divaksin siang hari, selain khawatir membatalkan puasa, belum lagi kekhawatiran efeknya setelah divaksin kalau lagi puasa,” jelas Karna.

Dengan itu, pihaknya akan segera menggelar pertemuan dengan Kemenag, MUI, FKUB dan dewan masjid untuk membahas pelaksanaan vaksinasi di bulan ramadhan.

“Nanti hari kamis kita akan rapat dengan kemenag, MUI, FKUB dewan masjid untuk mengatur vaksinasi pada bulan ramadhan,” kata Karna.

Saat ini dirinya belum bisa memastikan berapa banyak masyarakat yang akan disuntik vaksin selama bulan ramadhan nanti.

“Pemkab Majalengka hanya akan menunggu kiriman vaksin dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Meski begitu, Bupati menargetkan 920 ribu masyarakat Kabupaten Majalengka bisa seluruhnya menerima vaksin COVID-19 mulai dari usia diatas 18 tahun hingga lansia.

“Tentu kalau soal vaksinnya kita menunggu kiriman saja karena bertahap tidak sekaligus. Kita 920 ribu yang ditargetkan divaksin,” pungkasnya.

Laporan: Erick Disy Darmawan