Sekda Majalengka: Di Area Publik PKL Tidak Boleh Berjualan, Itu Kata Perda

oleh -43 views
Ilustrasi pedagang di ruang publik

Majalengka, korandesa.id Sekertaris Daerah Kabupaten Majalengka Eman Suherman menanggapi aksi protes para pedagang kaki lima (PKL) pada Rabu (7/4/2021) kemarin.

Eman mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka saat ini sedang fokus memajukan daerahnya agar bisa dinikmati oleh semua masyarakat termasuk para pedagang.

Dengan membangun spot-spot area publik untuk daya tarik pengunjung. Dirinya percaya hal itu dapat menguntungkan para PKL dikemudian hari.

“Makanya mereka (PKL) bilang merasa tersisihkan, sebenarnya itu hanya sebuah perasaan saja. Kalau pandemi ini berakhir mah kan PKL juga yang diuntungkan,” ujar Eman dalam keterangan yang diterima korandesa.id, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya para PKL diminta untuk bersabar terlebih dahulu, pasalnya pemerintah saat ini sedang merumuskan relokasi untuk para PKL nantinya.

“Ini kan area publik dibangun untuk keramaian, tapi jangan juga diatas keramaian kita mendobrak aturan yang ada, karena di dalam Perda Trantibum kan tidak boleh berjualan karena akan menganggu pengunjung,” jelas Eman.

“Makanya kita sedang merumuskan sekarang, bagaimana agar mereka bisa berdagang, kemudian tempat tidak kumuh, jadi mohon bersabar,” sambungnya.

Laporan: Erick Disy Darmawan