Sudah Ada Ratusan Kasus, Majalengka Waspada DBD

oleh -2 views

Majalengka, korandesa.id – Ancaman penyakit bagi masyarakat tak hanya pandemi COVID-19. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) juga wajib diwaspadai.

Sebab, disaat musim hujan seperti saat ini jenis nyamuk Aedes Aegypti semakin berkembang biak.

Misalnya, di RSUD Cideres Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kasus DBD disana tahun ini mengalami peningkatan.

Kasi Pelayanan Medis RSUD Cideres Majalengka, Pujianto mengatakan, sejak awal tahun 2021 sampai saat ini ada 110 kasus DBD ditemukan.

Rata-rata, ratusan kasus itu terjadi pada anak-anak. Beruntung, dari ratusan ratusan kasus tersebut belum ada pasien meninggal karena DBD.

“Saat ini masih ada 2 anak dan 1 dewasa yang dirawat di RSUD Cideres Majalengka. Alhamdulillah, kondisi mulai membaik,” kata Puji, Sabtu (23/10/2021).

Kendati demikian, dia juga mengatakan, jumlah kasus DBD yang ditemukan selama 3 bulan terakhir ada sebanyak 28 kasus.

“Total 28 kasus selama 3 bulan terakhir. 11 pasien di bulan Agustus, 7 pasien di September dan di bulan Oktober tercatat 10 kasus,” ujarnya.

Pencegahan DBD sendiri, dia meminta, agar masyarakat benar-benar memperhatikan prinsip 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD.

“Yang dimaksud dengan 3M Plus itu seperti menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk serta menggunakan kelambu saat tidur,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menyarankan untuk memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk di tempat penampungan air, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah.

“Lalu juga bisa menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.” katanya.

“Yang terpenting agar masyarakat memperhatikan kebersihan lingkungan, agar berkembang biakkan nyamuk pembawa penyakit ini bisa ditanggulangi. Karena DBD juga berbahaya jika kita tidak melakukan pencegahan dengan baik,” lanjutnya.

Sementara, menurut data yang dirilis Dinas Kesehatan Majalengka sendiri, kasus DBD secara keseluruhan di Majalengka berjumlah 383 kasus di tahun 2021 ini. Di mana jumlah tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya yang mana mencapai 854 kasus. (***)

Laporan : S. Simatupang